Cara Membuat Partisi Pada Flashdisk

membayangkan tidak kalau flashdisk itu, ternyata bisa juga dibuat partisi layaknya hardisk pada komputer kita.?

Coba kita analisa bareng2 kalau flashdisk dibuat partisi layaknya komputer. Misal kita memiliki flashdisk 4gb. Nah jika dibuat partisi menjadi 2, maka 2gb:2gb. Asik kan? Secara contoh, 2gb buat nyimpen file kuliah, dan 2gb yang satu bisa dech buat nyimpen yang laen…itu sii baru contoh saja. Kok bisa ?

Biasanya, Flashdisk USB dideteksi oleh WindowsXP/Vista sebagai Removable Media, mirip seperti CD dan DVD yang bisa dicopot dan dicomot. Oleh karenanya Windows tidak akan menampilkan lebih dari satu partisi Flashdisk. Begitu juga, pengguna tidak diberi pilihan untuk membuat partisi baru dalam Removable Media. Namun, logikanya jika kita bisa membuat Windows mampu mendeteksi Flashdisk USB sebagai Fixed Drive seperti layaknya Harddisk, pengguna dapat membuat multi partisi dalam Flashdisk tersebut. Windows secara otomatis juga akan bisa mendeteksi dan menampilkan partisi tersebut.
Untuk melakukan proses ini, kita perlu membalik Removable Media Bit (RMB) dalam device USB. Inilah yang akan memberitahu kepada Windows bahwa Flashdisk yang kita pakai adalah Fixed Disk, bukan Removable Media. Setelah proses pembalikan bit ini berhasil, kalian akan bisa membuat partisi dalam Flashdisk USB.

Berikut Tutorialnya :

1. Membalik RMB flashdisk
  • Download bootlt tools  dan ekstrak. Kemudian jalankan bootlt tools.exe seperti biasa.
  • Pilih flip removable bit
  • Cabut flashdisk dan tancapkan kembali. Seharusnya flashdisk anda sekarang sudah terdeteksi sebagai fixed disk (bukan removable disk). Untuk dapat melihatnya, silahkan klik kanan pada flashdisk dan pilih properties.
2. Membuat partisi dalam windows
  • Pilih start > run, dan ketikkan diskmgmt.msc [OK]
  • Dalam jendela disk management, klik kanan flashdisk anda dan delete partition.
  • Klik kanan flashdisk anda kembali dan pilih new partition
  • Ikuti langkah dalam new partition wizard dan buatlah primary partition. Saat berada dalam pilihan partition size, pastikan anda memasukkan nilai yang lebih kecil dari kapasitas maksimal flashdisk kalian untuk menyisakan ruang untuk partisi selanjutnya.
  • Lanjutkan wizard, memberi pilihan abjad dan menformat partisi. Dianjurkan pake yang fat32 yaa.
  • Setelah selesai membuat partisi yang pertama, maka anda juga bisa menambahkan partisi lain pada ruang kosong dalam flashdisk itu tentunya dengan mengikuti petunjuk di atas.
Setelah semua selesai, anda akan mendapatkan beberapa partisi dalam flashdisk dan terdeteksi sebagai drive yang dapat dipakai secara terpisah.

Semoga Triks Diatas Bermanfaat.

5 komentar:

  1. mantaps go a head

    ReplyDelete
  2. ga ngaruh msh tetap removable

    ReplyDelete
  3. nih agan copas kalee...
    gag tested dewe

    ReplyDelete
  4. tetep gabisa berubah jadi fixed disk

    ReplyDelete